Jawa Barat

Air Terjun Curug Cimahi     

Objek wisata alam yang menempati area seluas 2 hektar dan tinggi sekitar 85 meter ini merupakan air terjun tertinggi di Bandung. Para pengunjung yang datang ke daerah ini banyak diantaranya yang melanjutkan aktivitasnya dengan berenang dan berendam di areal dekat curug. Selain air yang bersih, sejuknya air yang menyejukan badan, serta lantunan derasnya air terjun yang jatuh ke dasar permukaan tanah menambah keceriaan serta suasana yang menyenangkan ketika pengunjung berkunjung ke daerah ini. Menurut cerita masyarakat setempat, bila menadahkan badan di bawah guyuran air terjun Curug Cimahi, dipercaya dapat menyembuhkan penyakit, dan membangkitkan aura. Hal ini dikarenakan, air terjun tersebut memancarkan aura positif yang akan membantu meningkatkan energi tubuh.

Pantai Pangandaran       

Berlatarbelakang Cagar Alam Pananjung yang kaya akan flora dan fauna, pantai Pangandaran juga memberikan kesempatan unik bagi anda untuk melihat terbit dan terbenamnya matahari dari satu tempat yang sama. Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama sehingga memungkinkan orang untuk berenang dengan aman. Disamping, terdapat pantai dengan hamparan pasir putih yang luas dimana setiap pengunjung bisa melihat batu karang dan ikan-ikan hias dengan jelas. Pada pesisir pantai pasir putih ini pengunjung bisa melakukan penyelaman.

Pantai Karang Hawu        

Pantai Karang Hawu memiliki ciri utama tebing dan karangnya menjorok ke laut. Pantai ini disebut Karang Hawu karena di areal pantai ini ada sebuah karang yang menjorok ke laut dan memiliki lubang di beberapa bagiannya yang berbentuk menyerupai tungku. ini memiliki panorama alam yang indah, udaranya sejuk, dan hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Di tempat ini, pengunjung dapat melakukan aktivitas seperti surfing, berenang, dan memancing. Selain itu, pengunjung juga dapat berlari-lari, jalan santai, maupun duduk bersantai di atas pasir yang lembut sambil menghirup udaranya yang sejuk dan melihat tebing dan karang yang tampak menakjubkan.

Pantai Pelabuhan Ratu        

Pantai yang sangat terkenal ini merupakan pantai teluk yang secara keseluruhan memiliki karakter yang unik, yanitu perpaduan antara pantai curam dan pantai landai. Karang-karang terjal dalam hempasan gelombang dahsyat di satu sisi, dan hutan-hutan cagar alam di sisi lainnya, merupakan karakter yang melekat pada pantai ini. Pantai Pelabuhan Ratu ini juga dikenal bagi para peselancar. Di sekitar Pantai Pelabuhan Ratu, paling tidak ada sembilan titik lokasi main surfing. Dari Batu Guram, Karang Sari, Samudra Beach, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh dan Ujung Genteng. Di bulan-bulan tertentu antara Mei- sampai Oktober lokasi-lokasi ini biasanya akan ramai dikunjungi para peselancar. Selain cocok sebagai tempat surfing, Pantai Pelabuhan Ratu juga menyuguhkan keindahan alam berupa batu-batu karang yang menjorok ke laut. Di atas batu karang ini, wisatawan dapat duduk-duduk sambil memancing atau sekedar melihat cipratan air laut yang menerjang bebatuan yang mirip dengan butiran mutiara.

Danau Kawah Putih        

Objek wisata ini memiliki banyak keistimewaan di samping keindahan dan keasrian alamnya. Wisatawan dapat menyaksikan langsung uap panas yang keluar dari bebatuan. Uap panas ini akan keluar jika wisatawan menginjak bebatuan tersebut. Wisatawan juga akan menjumpai aneka jenis flora langka, seperti bunga eldelweis, tanaman cantiqi yang harum, tanaman lemo yang berkhasiat dapat mengusir binatang berbisa, dan vaccinium sebagai vegetasi tanaman khas kawah. Selain berbagai jenis flora, di kawasan ini juga terdapat berbagai jenis fauna, seperti elang, monyet, kancil, babi hutan, macan kumbang, dan macan tutul. Disamping itu Keajaiban alam pun akan terjadi, bila malam hari berkunjung ke Kawah Putih. Sekira pukul 21.00, saat lengit cerah dengan dihiasi bintang-bintang, dari danau kawah putih terlihat pancaran cahaya terang kehijau-hijauan menghiasi kawah. Kemudian, dari bias cahaya berwarna hijau itu, membentuk sebuah lingkaran yang mampu menerangi seluruh lokasi kawah.

Green Canyon      

Suatu bentukan alam yang unik, dengan fitur utama sungai (Cijulang) dan ngarai yang terbentuk dari tanah di kedua sisinya. Bagi Anda penggemar  trekking, camping, canoing, dan sebagainya, objek wisata ini bisa menjadi pilihan utama. Green Canyon pada mulanya hanya sebuah tempat yang memiliki potensi ragam panorama alam, berupa aliran air Sungai Cijulang, tepat di hulu sungai terdapat sebuah gua yang terbentuk oleh sebuah jembatan tanah yang memiliki stalaktit dan stalaknit, sangat menakjubkan, aliran air yang jernih akibat kedalaman terlihat memantulkan warna kehijauan, serta diapit dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan. Selain itu, kebersihan sungai yang terjaga dan pemandangan yang memukau di kedua sisinya membuat kawasan ekowisata menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Ciamis.

Kebun Raya Bogor       

Kebun Raya Bogor merupakan habitat seluas 87 hektare bagi sekitar 3.504 spesies tumbuhan, yang terbagi ke dalam 1.273 genera dan 199 famili. Tidak mengherankan jika kebun raya ini tercatat sebagai kebun botani terbaik keenam di dunia dan terbaik pertama di Asia Tenggara. Koleksi yang kaya dengan areal yang begitu luas tentu saja menjadi daya tarik bagi wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Di Kebun Raya Bogor ini terdapat museum hewan (museum zoologi) yakni museum yang berisi replika binatang-binatang yang ada di Indonesia. Selain itu ada juga perpustakaan, Istana Bogor, koleksi taman anggrek, pusat riset dan pengembangan biologi, serta ribuan koleksi spesies tanaman tropis yang dikelompokan sesuai dengan jenisnya, misalnya keluarga palem, bamboo, atau jahe dan juga terdapat pohon-pohon tua yang sudah langka dan umurnya mencapai ratusan tahun.

Keraton Kasepuhan Cirebon        

Keraton Kasepuhan adalah keraton termegah dan paling terawat di Cirebon. Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yang dikeramatkan yaitu kereta Singa Barong. Mengunjungi Keraton Kasepuhan seakan-akan mengunjungi Kota Cirebon tempo dulu. Keberadaan Keraton Kasepuhan juga kian mengukuhkan bahwa di kota Cirebon pernah terjadi akulturasi. Akulturasi yang terjadi tidak saja antara kebudayaan Jawa dengan kebudayaan Sunda, tapi juga dengan berbagai kebudayaan di dunia, seperti Cina,India, Arab, dan Eropa. Hal inilah yang membentuk identitas dan tipikal masyarakat Cirebon dewasa ini, yang bukan Jawa dan bukan Sunda.

Museum Perundingan Linggarjati 

Hawa sejuk dan damai akan kita rasakan ketika mulai memasuki pelataran Gedung Linggarjati. Bangunan kuno dan megah yang dikelilingi oleh taman yang asri, dengan suasana yang tidak terlalu ramai, semakin menambah penghayatan suasana Linggarjati. Gedung Linggarjati memang memberikan kesan kuat sebagai bangunan kuno. Temboknya yang tinggi dan tebal, jendela-jendela yang dibuat besar-besar, lubang-lubang ventilasi yang khas, serta model atap yang khas pula memudahkan kita mengidentifikasikan sebagai bangunan bekas jaman kolonial. Arsitektur semacam ini merupakan salah satu ciri khas bangunan tropis, dimana bentuk bangunan sengaja dibuat untuk memudahkan sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari yang cukup kala siang hari.